Biografi Bill Gates

Bill

Bill Gates lahir pada 28 oktober 1995 di Seattle, Wasington, barat laut amerika serikat. sejak kecil Bill Gates sangat menyukai permainan kartu.

Bill gates juga bisa menghafal enslikopedia yang tebal dan menghafal biografi orang-orang terkenal. Bill gates saat kecil, sudah bisa membuat perjanjian.

Pada tahun 1967 Bill Gates yang baru saja lulus kelas 7 dipindahkan ke Lakaeside School, sekolah swasta ternama di Seattle. di sekolah itu, Bill Gates tidak dapat menyesuaikan diri dengan baik dengan kehidupan di Laekside, Pada tahun pertama ia dianggap siswa inferior.

sampai akhirnya Bill gates bertemu teman yang bernama: Kent Evans. Bill Gates saat pertama kali memegang komputer, Bill, sangat senang sekali, dan Bill mengusai dengan baik 😀 .

Bill Gates bertemu dengan Paul Alen, 2 tahun lebih senior. Mereka pada akhirnya akan bersahabat baik untuk seterusnya. Saat Bill Gates kecanduan memakai komputer, sampai-sampai setiap malam Bill gates pergi ke ruang komputer untuk belajar bahasa pemrograman.

Bill Gates kehilangan kesempatan untuk menggunakan komputer setelah komputer Lakeside dimatikan. Di tahun 1969, Bill banyak membaca buku-buku komputer sambil terus mencari kesempatan untuk dapat menggunakan komputer kembali.

Mei 1972 teman dekat Bill, Kent Evans, meninggal dunia, karna kecelakaan saat mendaki gunung.

Tahun 1972 Bill Gates berusia 17 tahun dan keluarganya ingin ia masuk ke univertas yang bagus. sementara semangatnya di bidang komputer terus berlanjut.

bill melida

Singkat Cerita. saat 1989, saat piknik perusahaan, Bill Gates bertemu calon istrinya, Melida French, seorang pegawai Microsoft.

Bill Gates dan Melida French mejaga agar mereka dirahasiakan dari pegawai lainnya, berpacaran melalui E-mail dan catatan tulisan tangan.

Setelah Melinda French menerima lamaran Bill Gates, mereka menikah tanggal 1 januari 1994 di pulau Lanai, Hawai, Usia itu 38 tahun, 9 tahun lebih tua dari Melinda.

Mau tau rahasia Bill Gates menjadi orang sukses?? baca ya!

  1. Membaca buku yang menambah wawasan.
  2. Mencurahkan seluruh pikiran.
  3. Jiwa untuk berbagi kepada anak yang kurang mampu

By: Deyuna